Dari : tetanggamu
Aku kerap merindukanmu tiba tiba,
Padahal waktu sudah cukup lama,
Pagi,
Sore,
Malam,
Selalu sama,
Aku kerap merindukanmu tiba tiba.
Aku kerap menghawatirkanmu tiba tiba,
Padahal kamu selalu memberikabar,
Aku sering mengirimmu doa,
Bukan bunga,
Karena bunga akan layu di depanmu,
Malu.
_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _
SELALAU SUKA
Aku suka coklat,
Tapi tak semanis senyummu.
Aku suka awan,
Tapi tak seteduh matamu.
Aku suka puisi,
Tapi tak sepuitis katamu.
Karena aku suka, selalu suka.
Aku kerap merindukanmu tiba tiba,
Padahal waktu sudah cukup lama,
Pagi,
Sore,
Malam,
Selalu sama,
Aku kerap merindukanmu tiba tiba.
Aku kerap menghawatirkanmu tiba tiba,
Padahal kamu selalu memberikabar,
Aku sering mengirimmu doa,
Bukan bunga,
Karena bunga akan layu di depanmu,
Malu.
_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _
SELALAU SUKA
Aku suka coklat,
Tapi tak semanis senyummu.
Aku suka awan,
Tapi tak seteduh matamu.
Aku suka puisi,
Tapi tak sepuitis katamu.
Karena aku suka, selalu suka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar