Ada kalanya mulut hanya diam
Membiarkan angin bersuara
Membiarkan alam bersabda
Sampai malam demi malam terlampaui
Dan detik berjalan banyak
Membiarkan hati mengadu sampai gaduh
Aku tau hatiku membenci
Abaikan semua pelik dan rasa-rasa yang lain
Seperti jalanan kota-kota besar
Orang-orang tak peduli mengapa runyam
Mereka hanya lewat tanpa menoreh
Kenapa airmataku berubah jadi genangan
Dalam..
Dalam hatiku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar